Recent

Minggu, 13 Juli 2014

MITRA PAPUA: INJIL MASUK PAPUA


INJIL MASUK PAPUA


Peringatan Injil Masuk Papua Ke 156 Tahun
Tanggal 5 Februari merupakan hari bersejarah bagi jutaan umat Kristiani di Tanah Papua karena pada tanggal tersebut adalah hari masuknya Pekabaran Injil di Tanah Papua. Injil pertama kali masuk di Pulau Mansinam, Teluk Doreh di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, pada 5 Februari 1885 lalu. Injil masuk melalui dua misionaris asal Belanda dan Jerman, yakni Carl Wilhelm Ottow dan Johann Gottlob Geissler.
 Peringatan Injil Masuk Papua yang ke 156 pada sabtu  5 Pebruari 2011 di peringati dengan ibadah syukur di Stadion Mandala Jayapura pukul 08.30 Wit dihadiri oleh ribuan umat Kristen dari berbagai denominasi gereja yang ada di Tanah Papua ini. Acara Ibadah bersama ini juga dimeriahkan dengan berbagai tari-tarian, musik dan paduan suara dari gereja-gereja.
Selain dihadiri oleh umat Kristen di Jayapura, pada acara ibadah syur itu dihadiri  Gubernur Provinsi Papua Barnabas Suebu, SH, pejabat-pejabat pemda  Provinsi Papua dan Badan pekerja Am Sinode serta Pendeta-Pendeta dari berbagai denominasi gereja.
Dalam sambutannya Gubernur Provinsi Papua Barnabas Suebu meminta seluruh masyarakat di Tanah Papua untuk tetap menjaga kerukunan hidup antar umat beragama. “ Masyarakat di Tanah Papua ini adalah masyarakat yang majemuk baik suku, agama maupun budaya  oleh sebab itu harus mampu  membina kerukunan hidup antar umat beragama”. ujar Gubernur
 Menurut gubernur, setiap kelompok umat beragama harus senantiasa memahami sejarah Pekabaran Injil dan perkembangan agama-agama di wilayah ini dan atas kesadaran akan sejarah itulah maka mereka pun saling menghargai satu sama lain.
“Kekuatan Injil terbukti dapat mempersatukan berbagai suku dan budaya, sehingga dapat duduk bersama,” tandasnya.
Barnabas Suebu mengatakan, perjalanan sejarah kehidupan masyarakat/umat beragama di Papua tidak memungkiri peristiwa berkaryanya para misionaris (Katolik) dan zending (Protestan) di wilayah ini sejak Papua belum berintegrasi dengan Indonesia.
“Jasa Gereja bagi perkembangan hidup masyarakat asli Papua terukir dengan tinta emas. Sejarah ini tidak boleh dilupakan atau sengaja dilupakan dalam derap pembangunan Tanah Papua,” ujarnya.
Sejarah juga membuktikan bahwa masyarakat asli Papua bersikap menerima dengan ikhlas kehadiran saudara-saudara dari agama lain yang banyak berdatangan dari wilayah lain di Indonesia.
Sikap toleran masyarakat asli Papua yang sebagian besar memeluk agama Nasrani (Katolik dan Protestan) patut dipuji karena di sinilah ditemukan masyarakat dari berbagai suku dan tradisi serta budaya di Indonesia dan di sini pula terdapat kemajemukan hidup beragama.
“Kerja sama dan kerukunan antarumat beragama terpelihara dengan baik. Hal inilah yang memungkinkan Provinsi Papua hingga kini berada dalam situasi yang aman dan damai,” ujar Barnabas Suebu.
Gubernur meminta agar kerukunan dan toleransi hidup antarumat beragama ini harus tetap dipelihara dengan baik apabila semua komponen bangsa Indonesia masih menginginkan Papua tetap dalam bingkai NKRI.
Itu berarti, semua kebijakan pembangunan, keputusan politik apapun yang diambil untuk masyarakat Papua oleh pemerintah harus tetap memperhatikan sejarah masuknya agama-agama, tradisi dan kebudayaan masyarakat asli Papua, keberpihakan terhadap masyarakat asli Papua, pemberdayaan masyarakat asli Papua dan penciptaan kemandirian di kalangan orang asli Papua.
Sementara itu Pdt Hiskia Rollo, Sekretaris Am Sinode mengatakan, peristiwa Pekabaran Injil masuk tanah Papua yang dibawa dua penginjil Ottow dan Geisseler pada 5 Februari 1855 di Pulau Mansinam, telah menjadi tonggak sejarah masyarakat Papua dalam hal pengabaran Injil.
“Masyarakat Papua harus bersyukur atas kehadiran kedua penginjil yang telah menyebarkan ajaran Yesus Kristus kepada masyarakat di tanah Papua, karena merekalah masyarakat Papua boleh mengenal sang Juruselamat yaitu Yesus Kristus,” katanya.***

Rabu, 02 Juli 2014

Bab IV Libre Office Calc: Formula dan Data


Bab IV Libre Office Calc: Formula dan Data
Tujuan pembelajaran :
1. Mahasiswa mampu membuat sendiri rumus-rumus sederhana yang diperlukan
dan kemudian menggunakannya pada cell yang lain.
2. Mahasiswa mampu menggunakan cell atau baris/kolom sebagai refferensi dalam
pembuatan rumus.
3. Mahasiswa mengerti dan menggunakan beberapa rumus di Calc.
4. Mahasiswa dapat melakukan melakukan beberapa operasi database yang cukup
penting, seperti: sorting (mengurutkan) dan pemilihan data tertentu
Seperti sudah dipelajari pada bagian sebelumnya, Libre Office:Calc mampu
mengintegrasikan rumus dan formula ke dalam tabel yang dibuat. Kemudian tabel ini
kemudian bisa menghitung kembali secara otomatis keluaran dari rumus yang sudah
dimasukkan apabila data-data pada cell diganti dengan data yang baru. Selain itu, Libre
Office:Calc menawarkan kemudahan lain dalam hal pengolahan data tidak hanya numerik
tapi tipe data yang lain seperti tanggal dan text.
Pelajaran kali ini akan mempelajari lebih jauh mengenai bagaimana menggunakan formula di
dalam Libre Office:Calc secara lebih efektif untuk membantu perhitungan yang kita buat
untuk berbagai macam keperluan. Selain itu kita juga akan memperlajari penggunaan Libre
Office:Calc untuk melakukan pengolahan data.
Penggunaan rumus (formula)
Copy-paste rumus
Pada bagian sebelumnya, kita sudah mempelajari bahwa rumus yang sudah kita buat bisa kita
copy-paste (salin-tempel) ke tempat lain. Sebagai pengingat: Buatlah sebuah tabel konversi
Celcius-ke-Fahrenheit yang terdiri dari dua kolom; kolom pertama adalah nilai suhu dalam
derajat celcius dari 0°C sampai dengan 100°C dengan kenaikan masing-masing baris 0,5°C.
Sedangkan kolom ke-dua adalah hasil konversinya dalam °F. Gunakan copy-paste agar tabel
bisa dibuat dengan cepat. Sebagian dari tabel dari konversi tersebut bisa dilihat pada
Gambar1.
KONVERSI
°C
0.00
0.50
1.00
1.50
2.00
2.50
3.00
3.50
4.00
4.50
5.00
SUHU
°F
22.00
22.90
23.80
24.70
25.60
26.50
27.40
28.30
29.20
30.10
31.00
Gambar 1 : Sebagian dari converter celcius ke fahrenheit.
30Sekedar sebagai pengamatan, letakkan cursor pada satu cell yang telah terisi rumus,
kemudian pindahkan secara vertikal (ke atas atau ke bawah). Perhatikan bahwa data untuk
rumus yang dimasukkan menyesuaikan diri meskipun dimasukkan dengan copy-paste.
Mengunci baris dan kolom tertentu untuk rumus. Buatlah tabel perkalian dari 5 sampai
dengan 10 dengan menggunakan rumus. Sebagian dari hasilnya kurang lebih akan tampak
seperti pada gambar 2 berikut ini.
KALI
5.00
6.00
7.00
8.00
9.00
10.00
5.00
25.00
30.00
35.00
40.00
45.00
50.00
6.00
30.00
36.00
42.00
48.00
54.00
60.00
7.00
35.00
42.00
49.00
56.00
63.00
70.00
8.00
40.00
48.00
56.00
64.00
72.00
80.00
9.00
45.00
54.00
63.00
72.00
81.00
90.00
10.00
50.00
60.00
70.00
80.00
90.00
100.00
Gambar 2 : Tabel perkalian
Anda menemui kesulitan dalam membuat tabel tersebut? Apakah hasil yang dimasukkan
tidak sesuai dengan hasil yang seharusnya? Jika jawabnya IYA, maka periksalah rumus pada
cell dimana data di-paste-kan, pasti tidak cocok dan sesuai dengan perkalian yang
seharusnya. Hal tersebut terjadi karena posisi cell rujukan (reference) juga akan berpindah
saat proses copy paste.
Agar memperoleh jawaban yang benar, maka baris atau kolom harus terlebih dahulu
“dikunci” agar saat dicopy-paste refference-cell tetap pada posisi yang benar saat copy-paste.
Untuk mengoreksi kesalahan tersebut, lakukan langkah-langkah berikut ini:
1. Pada cell B2 (atau cell lain tempat perkalian 5x5) masukkan ”=B$1*$A2”, dimana
 B1 dan A2 merupakan cell yang akan dikalikan dan hasilnya dimasukkan di B2.
 Simbol $ menandakan bahwa kolom/baris tersebut dikunci. $A2 berarti kolom A
terkunci sehingga pada saat dicopy refference kolom tersebut akan tetap pada kolom
A, namun barisnya akan berubah sesuai dengan tempat barunya.
2. Salin isi cell B2 baris baris yang lain di kolom B (seperti pada gambar 3), perhatikan
KALI
5.00
6.00
7.00
8.00
9.00
10.00
5.00
=B$1*$A2
6.00
7.00
8.00
9.00
10.00
apakah hasilnya sudah benar? Jika belum benar, check apakah isi cell sudah sesuai.
Gambar 3 : Penyalinan menurut kolom
3. Jika sudah sesuai, maka kopikan isi cells yang ada pada kolom B, ke dalam cell-cell
yang ada pada kolom yang lain seperti pada Gambar 4.
31KALI
5.00
6.00
7.00
8.00
9.00
10.00
5.00
25.00
30.00
35.00
40.00
45.00
50.00
6.00
7.00
8.00
9.00
10.00
Gambar 4 : Menyalin ke kolom-kolom yang lain.
4. Apakah sekarang anda memperoleh hasil yang benar? Jika iya, buat tabel tersebut
menjadi operasi perkalian 10x10 dan ganti prosesnya menjadi pengkopian baris terlebih
dahulu, bukan kolomnya. Silakan dicoba.
Mengunci cell tertentu untuk rumus. Selain baris dan kolom, cell tertentu juga bisa
dikunci, sehingga bisa kita gunakan sebagai refference mutlak yang tidak berubah dimanapun
posisi cell tersebut disalin di dalam spreadsheet yang kita buat. Penguncian ini bisa dilakukan
dengan memberikan tanda $ pada baris dan kolom yang akan dijadikan refferensi (seperti
$B$1 dimana kedua kolom dan barisnya dikunci).
PREMIUM
8800
VOL
0.1
0.2
0.3
0.4
0.5
0.6
0.7
0.8
0.9
1
PEMBELIAN BAHAN BAKAR MINYAK AVTUR
HARGA BBM 2500 9000
PERTAMAX
SOLAR
GAS
8500
3000
3500
PREMIUM PERTAMAX MINYAK AVTUR
880 850 250 900
1760 1700 500 1800
2640 2550 750 2700
3520 3400 1000 3600
4400 4250 1250 4500
5280 5100 1500 5400
6160 5950 1750 6300
7040 6800 2000 7200
7920 7650 2250 8100
8800 8500 2500 9000
SOLAR
300
600
900
1200
1500
1800
2100
2400
2700
3000
GAS
350
700
1050
1400
1750
2100
2450
2800
3150
3500
Gambar 5 : Tabel harga premium yang dibuat dengan cell refferensi mutlak
Agar tabel tersebut benar, maka pada cell yang berisi harga HARGA BBM tertentu, jika akan
dirujuk sebagai rumus di, maka cell tersebut harus dirujuk mutlak dengan tanda $. Sebagai
contoh harga solar pada 0.6l rumusnya adalah “=$D$4*A12”, dimana cell D4 adalah harga
satuan solar dan A12 adalah volume-nya.
TUGAS: Buatlah tabel harga bahan bakar minyak seperti pada Gambar 5. Berilah nama
spreadsheet tersebut dengan tabel_harga_bbm.ods dan kumpulkan ke dalam halaman
moodle yang anda punyai.
32Rumus-rumus yang tersedia di Calc
Selain rumus-rumus sederhana yang bisa kita buat sendiri, Libre Office:Calc juga
menyediakan banyak sekali rumus yang siap digunakan dalam berbagai bidang seperti:
statistika, matematika, finance (keuangan) dan lain sebagainya. Rumus yang tersedia pada
Calc tersebut bisa digunakan secara langsung memasukkannya dalam input line dengan
diawali dengan “=” seperti pada bagian sebelumnya (rumus yang kita buat sendiri) atau
dengan menggunakan Wizard (pemandu).
Sebagai contoh, marilah kita gunakan file tabel_harga_bbm.ods yang sudah kita buat untuk
belajar menggunakan rumus-rumus yang ada di dalam Open Office: Calc. Dari tabel yang
sudah kita buat itu, kita akan menghitung beberapa nilai statistik dengan menggunakan
fungsi-fungsi yang telah tersedia pada Open-Office: Calc.
Fungsi statistik yang akan kita gunakan pada pelajaran kali ini adalah: RERATA (AVERAGE),
STANDART DEVIASI dan MEDIAN, sehingga diperoleh tabel seperti Gambar 6.
STATISTIK MASING-MASING BAHAN BAKAR
MEAN
4840.00
4675.00
1650.00
STD DEV
2664.33
2573.50
908.30
MEDIAN
4840.00
4675.00
1650.00
1925.00
1059.68
1925.00
1375.00
756.91
1375.00
4950.00
2724.89
4950.00
STATISTIK KESELURUHAN
MEAN
3235.83
STD DEV
2489.96
MEDIAN
2475.00
Gambar 6 : Nilai statistik dari data penjualan bahan bakar
Dengan menggunakan Wizard, langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:
1. Click button f(x) yang terletak di sebelah kiri input line (button yang lain adalah: ∑ dan
= ). Sehingga muncul window wizard seperti Gambar 6. Pilihlah AVERAGE pada
kelompok Function kemudian “Next >>”
Gambar 6 : Function Wizard.
2. Fungsi AVERAGE memerlukan data masukan yang dalam hal ini adalah sekelompok
cells dan kelompok cells tersebut dimasukkan pada wizard window seperti pada
gambar7.
33Gambar 7 : Function Wizard untuk memasukkan data masukan.
Data masukan bisa berupa hasil dari fungsi yang lain (dimasukkan pada number 1-fx), atau
bilangan dan cells tertentu (dimasukkan langsung pada box), atau dipilih langsung dari cells
(dengan box yang paling kiri). Untuk aplikasi ini, pilihlah data masukan fungsi dengan
memilihnya dari cells spreadsheet secara langsung. Amati hasilnya, dan lakukan untuk
fungsi-fungsi yang lain.
Pengolahan Data dengan Calc
Untuk keperluan pengolahan data dengan menggunakan Libre Office: Calc, download
terlebih
dahulu
file
yang
sudah
tersedia
di
moodle
dengan
nama
data_murid_dan_nilainya.ods. Simpan di dalam hard disk komputer anda, kemudian muat
muatlah dengan menggunakan Libre Office: Calc. Lengkapi spreadsheet itu dengan nilai
rata-rata masing-masing murid dan nilai mata pelajarannya.
Mengurutkan (Sorting) data.
Mengurutkan data adalah menyusun kemunculan dan tata letak data sesuai dengan besarnya
nilai atau abjad huruf awal data tersebut. Pengurutan ini sangat berguna untuk berbagai
macam keperluan, misalnya pencarian data dalam jumlah besar karena data yang sudah
diurutkan akan lebih mudah dicari.
Dengan menggunakan data yang telah ada pada file data_murid_dan_nilainya.ods kita akan
mengurutkan nama para murid berdasarkan abjad kemudian memberinya nomor di kolom
pertama di kiri. Proses pengurutan nama murid bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut:
1. Pilihlah semua data murid yang akan diurutkan, jangan lupa pilih juga label kolomnya
(nama, L/P, nilai dan lain sebagainya)
2. Dari menu utama pilihlah Data → Sort...
34Gambar 8 : Pemilihan data untuk pengurutan murid berdasarkan nama.
Gambar 9 memperlihatkan bahwa data siswa tersebut akan diurutkan berdasarkan namanya
secara menarik (dari A ke Z) kemudian jika ada data yang sama, maka akan diurutkan
kembali menurut jenis kelaminnya (Laki-laki terlebih dahulu, baru kemudian perempuan).
Cek hasilnya, apakah hasil tersebut sesuai dengan urutan yang seharusnya. Jika sudah benar,
berilah nomor urut sesuai dengan nama siswa tersebut.
TUGAS: Dengan menggunakan teknik pengurutan, jawablah pertanyaan-pertanyaan
yang ada di website elearning (moodle) sesuai dengan hasil yang didapatkan.
Memilah (Filter) data.
Selain mengurutkan data, Libre Office:Calc juga mempunyai kemampuan untuk melakukan
filtering data, yakni memunculkan data tertentu sesuai dengan kriteria yang kita berikan dan
data selain itu akan disembunyikan. Fasilitas ini akan sangat berguna jika kita mempunyai
data dengan jumlah yang sangat besar, tapi kita hanya menginginkan beberapa data yang
sesuai dengan kebutuhan.
Pemilahan data Standard: Dengan menggunakan data yang telah digunakan sebelumnya
(data_murid_dan_nilainya.ods), kita ingin mencari siswa Laki-laki DAN nilai rata-ratanya
lebih besar dari 6.00 DAN nilai matematika lebih besar atau dengan 8.00 (perhatikan syarat
dan kondisi logika yang digunakan).
Masalah tersebut bisa diselesaikan dengan cara:
1. Memilih semua data murid yang akan dipilah (difilter), termasuk label kolomnya.
2. Dari menu utama pilihlah Data → Filter...→ Standard Filter...
35Gambar 9: Pemasukkan kriteria pemilahan data yang akan ditampilkan.
Gambar 10 merupakan terjemahan dari kriteria pemilahan data pada Calc untuk
menampilkan hanya data siswa Laki-laki DAN nilai rata-ratanya lebih besar dari 6.00
DAN nilai matematika lebih besar atau dengan 8.00. Telitilah apakah kondisi tersebut
terpenuhi.
3. Untuk menampilkan kembali senua data tanpa menggunakan filter, dari menu utama
pilihlah Data → Filter...→ Remove Filter
TUGAS:
Pemilahan data dengan Auto Filter: Auto Filter memungkinkan pemilhan data secara
interaktif (langsung dan terlihat hasilnya) pada spreadsheet yang kita buat. Auto Filter bisa
ditampilkan dengan cara memilih dan mengaktifkan pada menu utama: Data → Filter...→
Auto Filter, yang akan menampilkan button tambahan pada judul kolom sebagai alat
pemilihan kriteria pemilahan, seperti tampak pada gambar 10.
Button pemilihan memungkinkan pemilahan data berdasarkan kriteria 10 besar; atau
menggunakan nilai tertentu atau menampilkan Standard Filter seperti yang sudah dibahas di
awal. Kolom yang sudah difilter, akan ditandai dengan warna biru yang muncul pada label
kolom tersebut.
Gambar 10: Kriteria pemilahan dengan Auto Filter
Cobalah hal-hal berikut ini dengan menggunakan Auto Filter, tampilkan mahasiswa Laki-laki
DAN nilai rata-ratanya lebih besar dari 6.00 DAN nilai matematika lebih besar atau dengan
8.00
36

Selasa, 01 Juli 2014

DISKUSI


DISKUSI


1.   Pengertian Diskusi
Diskusi adalah cara bertukar pendapat antara dua orang atau lebih untuk memperoleh kesepakatan atau keputusan bersama.
2.   Pelaksanaan Diskusi
a.   Ketua Diskusi/Moderator bertugas:
1.   Menyampaikan masalah yang akan didiskusikan
2.   Menyampaikan tata tertib diskusi
3.   Memelihara ketertiban diskusi
4.   Memberi kesempatan kepada semua pembicara untukberpartisipasi
5.   Mengatur jalannya diskusi
6.   Membuat rangkuman dan kesimpulan diskusi
7.   Mengumumkan hasil diskusi
8.   Menutup diskusi
b.   Sekretaris bertugas:
1.   Mencatat ns yaama peserta yang terjadi selama diskusi
2.   Mencatat hal-hal khusus yang terjadi selama diskusi
3.   Membuat catatan dan kesipulan sementara
4.   Membuat laporan diskusi secara lengkap setelah diskusi berakhir
c.    Narasumber bertugas:
1.   Menyipkan dan menguraikan bahan atau materi yang akan didiskusikan
2.   Menyampaikan materi yang telah disiapkan kepada peserta
3.   Menjawab tanggapan-tanggapan para peserta mengenai materi diskusi
d.   Peserta Diskusi bertugas:
1.   Mempersiapkan materi yang bertalian dengan masalah yang didiskusikan
2.   Ikut serta dalam pembicaraan dengan semangat kerjasama
3.   Bertanggung jawab terhadap proses hasil diskusi
3.   Langkah-langkah Diskusi
a.    Membicarakan latar belakang dan masalah diskusi
b.   Membicarakan sebab-sebab timbulnya masalah dan tujuan pemecahan masalah yang diharapkan
c.    Membicarakan kemungkinan pemecahannya
d.   Menyimpulkan hasil diskusi
e.    Melaksanakan keputusan diskusi
4.   Manfaat Disusi
a.    Diskusi merupakan salah satu cara penyelesaian paling efektif
b.   Menjadi terbiasa untuk secara aktif dalam kegiatan mempengaruhi dan dipengaruhi
c.    Dapat berbagi pengalaman, saling mengamati, saling menilai, saling mengambil pelajaran dengan peserta lain
5.   Tata Tertib Diskusi
a.    Mengajukan pertanyaan
1.   Pertanyaan disampaikan dengan latar belakang ketidak jelasan
2.   Pertanyaan hendaknya relevan dengan masalah yang sedang didiskusikan
3.   Pertanyaan hendaknya tidak mengulang pertanyaan peserta lain
4.   Pertanyaan disampaikan dengan lancar dan jelas
5.   Pertanyaan disampaikan setelah dipersilakan oleh moderator
b.   Menyampaikan pendapat
1.   Pendapat disampaikan dengan jelas dan tidak bertele-lete
2.   Pendapat disampaikan setelah dipersilakan moderator
6.   Jenis Diskusi
a.   Diskusi Panel
Diskusi Panel adalah diskusi yang diikuti oleh seorang moderator dua sampai empat orang pembicara, dan diikuti oleh banyak peserta.
Pembicara adalah orang yang bertugas sebagai  panelis yang menyajikan materi atau masalah diskusi.
Para peserta hanya berhak mendengarkan, bila diberi kesempatan, mereka bisa mengajukan pertanyaan atau menanggapi pendapat penulis.
Tujuan diskusi panel adalah memberikan pemahaman kepada pendengar mengenai suatu masalah.
b.   Seminar
Seminar adalah pertemuan berkala yang diadakan oleh seseorang yang sedang melaksanakan tugasnya. Materi yang dikemukakan penyaji dibahas dari berbagai aspek dan sudut pandang.
Seminar bertujuan menemukan cara atau jalan pemecahan masalah.
c.    Lokakarya (Workshop)
Lokakarya (Workshop) adalah pertemuan yang khusus dihadiri oleh sekelompok orang yang pekerjaannya sejenis.
Tujuan lokakarya mengevaluasi proyek kerja yang telah dilaksanakan dan bertukar pengalaman untuk meningkatkan kualitas kerja agar lebih efektif dan efisien.
d.   Rapat
Rapat adalah pertemuan wakil-wakil eselon dari suatu instansi untuk membahas yang berkaitan dengan tugas atau fungsi instansi tersebut. Masalah yang dibahas adalah program kerja yang akan dilaksanakan.
e.   Simposium
Simposium adalah diskusi umum yang diikuti oleh moderator, beberapa pembicara, dan banyak peserta. Kadang-kadang juga peninjau.
Simposium dimulai dengan pidato pembicara dan dilanjutkan dengan tanya jawab.
Simposium bertujuan membekali peserta dengan sejumlah materi, wawasan ataupun pengetahuan.
f.     Konferensi
Konferensi adalah diskusi yang diselenggarakan oleh suatu badan  atau organisasi yang membicarakan masalah-masalah aktual.
Konferensi bertujuan membicarakan kebijakan-kebijakan telah dilakukan sebelumnya sebagai proses evaluasi.
g.   Kongres/Muktamar
Kongres atau muktamar adalah pertemuan para wakil organisasi (politi, sosial, profesi) untuk mendiskusikan dan mengambil keputusan suatu masalah yang dihadapi bersama yang bertalian dengan keorganisasian. Acara ini diadakan secara berkala oleh sebuah organisasi besar yang mempunyai banyak cabang di berbagai daerah.
h.   Santiaji
Santiaji adalah pertemuan yang diselenggarakan untuk memberikan pengerahan (petunjuk, penjelasan) singkat menjelang pelaksanaan kegiatan.
7.   Menyusun Laporan Diskusi
Akhir dari kegiatan diskusi adalah penyusunan laporan oleh notulois yang dibantu oleh petugas-petugas lainnya. Terdapat berbagai model penyusunan laporan diskusi. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:
a.   Model I
1.   Topik atau masalah yang didiskusikan
2.   Tujuan diskusi
3.   Pelaksana dan peserta diskusi
a.    Narasumber, yang menyampaikan pokok-pokok pikiran, pemakalah atau pemrasaran yang menyampaikan makalah, atau penelis
b.   Moderator, yang memimpin diskusi
c.    Penulis, yang mencatat pertanyaan, pendapat, serta tanggapan berkaitan dengan masalah yang dibahas
d.   Peserta
4.   Materi diskusi yang berupa makalah dan hasil pembahasannya
5.   Tempat, waktu, dan penyelenggara
Agar laporan diskusi yang memuat hal-hal tersebut dapat disajikan dengan jelas, laporan lengkap diskusi itu disajikan dengan sistematis di bawah ini.
1.   Pendahuluan
a.    Latar belakang
b.   Tujuan diskusi
c.    Topik atau masalah diskusi
d.   Tempat, waktu, dan peserta diskusi
2.   Hasil diskusi
a.    Pokok-pokok materi sajian diskusi; pokok-pokok isi makalah yang disajikan oleh pemakalah dan pembanding (bila ada), jika diskusi berbentuk seminar, simposium; pokok-pokok pikiran panelis dan tanggapan peserta (bila diskusi yang diselenggarakan berupa diskusi panel); pikiran-pikiran peserta ramu pendapat (bila diskusi yang diselenggarakan berupa diskusi ramu pendapat/brainstorming)
b.   Pertanyaan-pertanyaan serta tanggapan yang disampaikan oleh peserta diskusi (ploor).
3.   Simpulan
Bagian simpulan ini dapat berisi hal-hal berikut:
a.    Simpulan hasil diskusi yang diolah dari pokok-pokok pikiran dalam makalah, baik yang disajikan oleh pemakalah maupun pembanding, tanggapan-tanggapan peserta diskusi (jika diskusi berbentuk seminar, simposium, lokakarya); pokok-pokok pikiran panelis dan tanggapan para peserta (jika diskusi berbentuk diskusi panel); pikiran-pikiran peserta ramu pendapat (jika diskusi berbentuk ramu pendapat)
b.   Masalah-masalah yang masih tersisa dan belum dibahas secara tuntas (bila ada).
c.    Saran-saran tidak lanjut berdasarkan hasil diskusi.
4.   Lampiran
Bagian lampiran ini berisi hal-hal yang dilampirkan untuk mendukung isi laporan. Lampiran dapat berisi hal-hal berikut:
a.    Makalah-makalah
b.   Acara diskusi
c.    Panitia diskusi
d.   Daftar peserta
b.   Model II
Sebagai pengayaan, perhatian model-model notulen rapat di bawah ini.
1.   Judul
2.   Pendahuluan
a.    Tujuan rapat
b.   Tema rapat
c.    Hari/tanggal dan tempat rapat
3.   Pelaksana rapot
a.    Pembicara
b.   Notulis
c.    Moderator
d.   Peserta
4.   Hasil-hasil rapat
5.   Simpulan
6.   Lampiran-lampiran
a.    Makalah
b.   Susunan panitia
c.    Daftar hadir
c.    Model III
LAPORAN DISKUSI
Tema :....................................................
Hari/tanggal                : .................................................................................................
Judul/makalah            : .................................................................................................
Moderator                   : .................................................................................................
RINGKASAN HASIL DISKUSI
.....................................................................................................................................
.....................................................................................................................................
.....................................................................................................................................
.....................................................................................................................................
.....................................................................................................................................
Mengetahui,
Ketua
........................., .........................
Notulis

GEREJA INJILI DI INDONESIA (GIDI)



PANITIA PERAYAAN NATAL
GEREJA INJILI DI INDONESIA (GIDI)
Jemaat Ruko L' Agricola Blok A No. 22 Gading Serpong,Tangerang-Banten Terdaftar Depag RI No. F/KEP/43/642/1745/76. No. Telepon : 0811489578-082122440884
Sekretariat Panitia : Asrama Ilago Tower C Lt. 3 Jl. Gading Serpong, Tangerang-Banten

No : 09/natal GIDI/07/06/13 No.Rek :
Perihal : Permohonan bantuan Atas Nama :
Lampiran : 1 Lembar Bank :

Kepada Yth :



Dengan Hormat!

Syalom ! Salam damai sejahtera untuk Bapak dan Keluarga, semoga Bapak dan Keluarga dalam keadaan yang baik dan sehat. Kami dari Mahasiswa/i Papua yang berada di STKIP Surya ingin merayakan Natal yaitu hari kelahiran Tuhan kita Yesus Kristus. Tetapi karena disini di daerah Perantauan, sulit bagi kami untuk mencari uang natal apalagi jadwal kuliah yang sangat padat. Oleh sebab itu kami membuat surat atau proposal ini kepada Bapak. Kami sangat mengharapkan bantuan dari Bapak kepada kami untuk mensuskseskan acara natal ini. Apabila Bapak bersedia membantu kami, kami segenap jema'at GIDI L'agricola mengucapkan banyak Trimakasih.

Sekian dan terimakasih ! Atas perhatian dan bantuan yang Bapak berikan kepada kami sebelumnya kami ucapkan banyak terimakasih.
Tangerang, 19 Oktober 2013
Panitia Natal
Ketua Sekretaris



Geskil An Seminari Tabo Welison Telenggen

Mengetahui
Gembala Gereja GIDI L'agricola



Ev. Zeth Towolom S.Th
PENDAHULUAN

Syalom ! Salam damai sejahtera untuk kita semua yang diberkati dan yang dipilih Tuhan dalam Kristus Yesus. Bapak yang kami Hormati trimakasih banyak karena anda mau membaca proposal kami yang sederhana ini. Kami Mahasiswa/i Papua di STKIP Surya ingin mengadakan acara Syukuran Atas Kelahiran Tuhan kita Yesus Kristus Oleh Karena itu kami Membuat Proposal ini supaya bisa membantu Kegiatan kami nanti di bulan desember. Natal adalah hari raya dimana Tuhan kita dilahirkan ke dalam dunia untuk menebus dosa-dosa kita sebab manusia telah jatuh kedalam dosa dan kedatangannya kedalam dunia membawa damai untuk kita. Dahulu kita hidup dalam dosa tetapi oleh Kasih Allah di dalam Kristus Yesus kita beroleh hidup yang kekal. Perayaan natal telah menjadi kegiatan tahunan umat Kristiani di seluruh dunia dimana umat Tuhan merayakannya dengan berbagai acara Natal.

Kami semua Mahasiswa/i Papua di STKIP Surya sangat bergembira dan bahagia karena kelahiran Tuhan kita di dunia. Kami sangat ingin mengucap syukur melalui kegiatan Natal di bulan Desember oleh karena itu kami semua yang ada di STKIP Surya memohon uluran tangan atau bantuan dari Bapak. Di tanah Jawa ini atau didaerah perantauan ini kami sangat susah untuk mencari dana karena tidak sembarang kami bisa bekerja. Dan juga jadwal kuliah kami juga sangat padat, kami disini kuliah dari jam 08.00 s/d 21.00 WIB yaitu dari hari senin s/d sabtu. Jadwal kuliah yang begitu padat membuat kami tidak ada ruang dan waktu yang cukup untuk mengadakan kegiatan dan bekerja untuk mencari dana Natal. Kami sangat berharap sekali kalau Bapak bersedia membantu kami untuk berpartisipasi dan mensukseskan Natal ini.

Kami mahasiswa/ STKIP Surya menyampaikan ini dengan Penuh rasa hormat. Kami mohon maaf apabila Bapak sedang sibuk dengan Berbagai Kegiatan Pemerintahan tetapi tidak ada salahnya kami sampaikan ini kepada Bapak. Kami juga berharap supaya Bapak mau monolong dan meringankan beban kami untuk acara Natal mendatang. Biaya yang begitu besar menjadi kendala bagi kami untuk mengadakan kegiatan ini oleh karena itu kami mau supaya Bapak bisa peduli dengan kami dan ikut serta dalam perayaan natal ini. Meskipun Bapak telah menerima berbagai Proposal tetapi kami memohon ketulusan hati Bapak terhadap kami disini. Apabila Bapak bersedia membantu kami (mahasiswa/i Papua di STKIP Surya), kami sampaikan Terimakasih banyak kepada Bapak atas segala bantuan yang Bapak berikan.







JADWAL KEGIATAN

HARI PERTAMA, 20 DESEMBER 2013

WAKTU
JENIS KEGIATAN
PETUGAS

08.00 s/d 10.00
Penerimaan Tamu
Semua Panitia

10.00 s/d 11.00
Pembagian Kamar
Sie. Keamanan dan Perlengkapan

11.00 s/d 12.00
mandi
Sie. Perlengkapan dan Keamanan

12.00 s/d 13.00
Makan Siang
Sie. Konsumsi dan Perlengkapan

13.00 s/d 15.00
istirahat
Sie. Keamanan

15.00 s/d 16.00
Mandi
Sie. Perlengkapan

16.00 s/d 17.00
Persiapan Ibadah
Sie. Keamanan

17.00 s/d 19.00
Ibadah Pembukaan
Sie. Acara

19.00 s/d 20.00
Sambutan
Sie. Acara

20.00 s/d 21. 00
Pembacaan susunan acara + Aturan
Ketua Panitia

21.00 s/d 22.00
Doa + Persiapan Tidur
Sie. Acara dan Keamaan

22.00 s/d 05.00
Tidur
Sie. Keamanan



HARI KEDUA, 21 DESEMBER 2013

WAKTU
JENIS KEGIATAN
PETUGAS

05.00 s/d 05.30
Saat Teduh dan Doa Pagi
Sie. Acara

05.30 s/d 06.30
mandi
Sie. Perlengkapan dan Keamanan

06.30 s/d 07.30
Makan
Sie. Konsumsi

07.30 s/d 08.00
Persiapan
-

08.00 s/d 12.00
Bakar batu
Semua Panitia

12.00 s/d 01.00
Makan
Sie. konsumsi

01.00 s/d 15.00
Permainan
Sie. Acara

15.00 s/d 17.00
Pertandingan Final Sepak bola dan Volly
Sie. Olahraga

17.00 s/d 18.00
Mandi
Sie. Perlengkapan dan Keamanan

18.00 s/d 19.00
Makan
Sie. Konsumsi dan Keamanan

19.00 s/d 20.00
Ibadah
Sie. Acara

20.00 s/d 21.00
Seminar
Pembicara

21.00 s/d 22.00
Makan
Sie. Konsumsi

22.00 s/d 05.00
Tidur




HARI KETIGA, 22 DESEMBER 2013

WAKTU
JENIS KEGIATAN
PETUGAS

05.00 s/d 05.30
Saat Teduh dan Doa Pagi
Sie. Acara

05.30 s/d 06.30
Makan
Sie. Konsumsi dan Keamanan

06.30 s/d 07.30
Mandi
Sie. Perlengkapan dan keamanan

07.30 s/d 08.00
Persiapan Ibadah
----------//-----------

08.00 s/d 10.00
Ibadah Raya Perayaan Natal
Sie. Acara

10.00 s/d 12.00
Pembagian Hadiah Pertandingan dan Hadiah Natal
Sie. Acara

12.00 s/d 13.00
Makan
Sie. Konsumsi dan Keamanan

13.00 s/d 14.00
Mandi
Sie. Perlengkapan dan keamanan

14.00 s/d 15.00
Beres-beres dan Persiapan Pulang
Semua Panitia

15.00
Pulang /Sayonara
Transportasi





PERINCIAN DANA
NATAL
No.
JENIS KEBUTUHAN
JUMLAH
HARGA SATUAN
JUMLAH HARGA
1.
Kartu Panitia
40 orang
Rp. 6.500
Rp. 26.000
2.
Buku Panduan Natal
500 orang
Rp. 12.000
Rp. 6.000.000
3.
Spanduk Natal
3
Rp. 300.000
Rp. 900.000
4.
Stiker
500 orang
Rp. 1200
Rp. 600.000
5.
Baju Panitia
40 orang
Rp. 40.000
Rp. 800.000
6.
Sewa Gedung / Villa
1
Rp. 50.000.000
Rp. 50.000.000
7.
Sewa Peralatan Music
3
Rp. 3.0000.000
Rp. 9.000.000
8.
Konsumsi
500 orang X 3
Rp. 30.000
Rp. 45.000.000
9.
Sneck
500 orang X 3
Rp. 8.000
Rp.12.000.000
10.
Babi
6 ekor
Rp. 5.000.000
Rp. 30.000.000
11.
Ubi
50 Kg
Rp. 25.000
Rp. 1.250.000
12.
Jagung
50 Kg
Rp. 20.000
Rp. 1.000.000
13.
Sayur
60 ikat
Rp. 5.500
Rp. 330.000
14.
Batu
1 truk
Rp. 4.532.000
Rp. 4.532.000
15.
Kayu Bakar
50 ikat
Rp. 20.000
Rp. 1.000.000
16.
Transportasi
5 Bus
Rp. 5.000.000
Rp. 25.000.000
17.
Sewa Kamera
3
Rp. 1.500.000
Rp. 4.500.000
18.
Pembelian Hadiah Natal
500
Rp. 5000
Rp. 2.500.000
19.
Kertas susunan Acara
500
Rp. 9.000
Rp. 4.500.000
JUMLAH TOTAL BIAYA
196.948.000 ( SERATUS SEMBILAN PULUH ENAM
JUTA SEMBILAN RATUS EMPAT
PULUH DELAPAN RIBU)





Perkiraan
Tamu Undangan
UNDANGAN
JUMLAH

JUMLAH UNDANGAN
Jema'at Gereja GIDI L'agricola
150 Jema'at

150
Jema'at Gereja GIDI Kampung Rambutan
20

20
Jema'at Gereja GIDI PLUIT


30
Jema'at Gereja GIDI Bekasi


15
Jema'at Gereja GIDI GANDOANG


10
Jema'at Gereja GIDI CIMAHI


25
Mahasiswa Tolikara Se JABODETABEK


30
Mahasiswa Yahokimo Se JABODETABEK


30
Mahasiswa Puncak Jaya Se JABODETABEK


10
Mahasiswa Wamena Se JABODETABEK


20
Mahasiswa Papua yang tidak diduga


30
Mahasiswa Papua di STIP-AN Jakarta


50
Mahasiswa Papua di STKIP SURYA


200
Pelajar di STKIP SURYA


50
Undangan tak diduga


10
JUMLAH TOTAL
SEMUA UNDANGAN
680 UNDANGAN







PANITIA NATAL

  • Pemimpin : Tuhan Yesus Kristus
  • Pelindung : * Tuhan Yesus Kristus
* Ketua Sinode GIDI
* Gubernur Provinsi Papua
* Gubernur Provinsi Jakarta
* Semua DPR dan Pejabat di Papua
* Prof. Yohanes Surya Phd
* Gembala Gereja, dll.


PANITIA INTI
Ketua : Geskil An Seminari Tabo
Wakil : Endy Weya
Sekretaris I : Welison Telengen
Sekretaris II : Mikha Amogoso
Bendahara I : Musa Mohi
Bendahara II : Lendy Kogoya


SEKSI – SEKSI
Sie. Acara : Zeth Towolom S.Th (Kordinator)
Priskila
Yan Kobak
Enos Suhun
Yogi Towolom
Obeth Meaga
Onni Tabuni

Sie. Dekorasi : Yan Kobak (Kordinator)
Lesmin Kogoya
Welvi Weya
Simson Weya
Maret Yalak

Sie. Humas : Enos Suhun (Kordinator)
Riman Telenggen
Hospil Lambe
Dekison Kogoya
Laka Kogoya


Sie. Transportasi : Teranus Tabo (Kordinator)
Yosep Wonda
Nius Yigibalom
Yekiriel Lambe

Sie. Dokumentasi : Niton Kobak (Kordinator)
Ronald Yigibalom
Barto
Minus Giban

Sie. Keamanan : Phiter Weya (Kordinator)
Yomi Wonda
Neiles Gombo
Yehezkiel M.

Sie. Konsumsi : Yosua 86 Yikwa (Kordinator)
Namunek Kobak
Yeremiles Wenda
Yamowi Wonda
Domi Enembe

Sie. Olahraga : Vison Kogoya (Kordinator)
Obeth Meaga
Esey Wanimbo
Lesmin Kogoya
Gabriel Asemki

Sie. Usaha Dana : Waitenus Kiwo
Wenibera Liwiya
Daranus Wenda
Yan Kobak
Wainus Kogoya
YosepWonda
Obeth Meaga

Sie. Perlengkapan : Yotanius Mayoba(Kordinator)
Maret Yalak
Daranus Wenda
Yanus Yikwa
Delison Gurich